Aku pernah melayangkan sumpah serapah kepada semesta, bertanya-tanya mengapa ia melambungkan harapanku setinggi-tingginya, kemudian menghempaskannya dari ketinggian ribuan kaki. Lagi, dan lagi.

Suatu hari, dulu sekali.

Kini aku berterimakasih kepada Tuhan.

Yang mematahkan hatiku hingga menjadi kepingan-kepingan kecil, untuk kemudian ditemukan kembali olehmu yang menjadikannya kembali utuh.

Aku berterimakasih kepada Tuhan.

Yang melayangkan pukulan-pukulan maha dahsyat tanpa ampun, kemudian menyembuhkanku melalui perantara yang tak lain adalah kamu.

 

[usr 5]

Blog at WordPress.com.

Up ↑